RekberAja Personal
Uang pembeli ditahan dulu, baru diteruskan ke penjual setelah barangnya diterima.
Dipakai Waktu Kamu Nggak Kenal Lawan Transaksinya.
Deal-nya terjadi di chat
Facebook Marketplace, Instagram, TikTok, WhatsApp, Telegram, atau grup komunitas. Nggak ada perlindungan bawaan di sana.
Beda kota, nggak bisa COD
Barangnya harus dikirim, dan salah satu pihak terpaksa bergerak duluan.
Nominalnya bikin deg-degan
Buat sebagian orang Rp500 ribu sudah besar. Buat yang lain baru terasa di Rp50 juta. Dua-duanya bisa pakai.
Rekam jejaknya nggak bisa dicek
Akun baru, nggak ada ulasan, nggak ada teman yang kenal. Verifikasi identitas menutup celah ini.
Tujuh Langkah, Selesai.
Bikin transaksi
Isi barang, harga, kurir, dan tenggat. Pembeli atau penjual sama-sama boleh memulai.
Kirim linknya
Tempel di chat. Lawan transaksi tinggal klik, nggak perlu install apa-apa.
Verifikasi identitas
Foto KTP dan selfie untuk kedua pihak. Nama KTP dicocokkan dengan pemilik rekening.
Sama-sama setuju
Setelah dua-duanya setuju, harga dan spesifikasi nggak bisa diubah sepihak.
Pembeli bayar
Uangnya ditahan. Penjual cuma dapat notifikasi bahwa dananya sudah aman.
Penjual kirim dan unggah bukti
Resi, foto paket, nomor seri. Tercatat jamnya dan nggak bisa dihapus diam-diam.
Pembeli konfirmasi, uang cair
Ada 2 × 24 jam untuk mengecek. Klik Cairkan, atau diamkan dan cair sendiri.
Yang Kamu Dapat.
Kesepakatan yang dikunci
Spesifikasi, harga, kurir, dan tenggat tercatat. Mau diubah setelah disetujui? Harus disetujui ulang dua-duanya.
Verifikasi KTP dan selfie
Berlaku untuk kedua pihak, plus pencocokan nama pemilik rekening.
Satu link undangan
Bisa ditempel di chat mana pun. Lawan transaksi nggak dipaksa pindah aplikasi.
Masa pengecekan
Standarnya 2 × 24 jam sejak barang diterima, dengan pencairan otomatis kalau nggak ada laporan.
Pengajuan sengketa
Berbasis bukti. Hasilnya bisa cair penuh, refund penuh, atau refund sebagian.
Notifikasi WhatsApp
Setiap kali status berubah, kedua pihak langsung tahu.
Satu Biaya, Nggak Ada Langganan.
Dibayar per transaksi. Nggak ada biaya pendaftaran atau bulanan.
Yang Nggak Bisa Dipakai di Sini.
- Barang dan jasa yang dilarang peraturan. Termasuk barang tanpa dokumen resmi dan perangkat lunak bajakan.
- Pinjam-meminjam uang, gadai, atau arisan. Harus ada barang atau jasa yang jelas diperjualbelikan.
- Rekening penjual atas nama orang lain. Nama di KTP harus sama dengan nama pemilik rekening tujuan.
- Transaksi yang sudah terlanjur dibayar di luar RekberAja. Uang yang nggak pernah masuk ke sistem nggak bisa kami tahan atau kembalikan.
Masih Ada yang Mengganjal?
Kalau penjual nggak kirim-kirim, gimana?
Setelah lewat tenggat kirim yang disepakati, pembeli bisa membatalkan dan uangnya kembali utuh. Penjual yang berulang kali begini akan terlihat di rekam jejaknya.
Kalau pembeli diam saja setelah barang sampai?
Masa pengecekan tetap berjalan. Setelah habis, uang cair otomatis ke penjual. Jadi penjual nggak bisa disandera dengan cara didiamkan.
Berapa lama uang masuk ke rekening penjual?
Diproses segera setelah pembeli konfirmasi atau setelah masa pengecekan habis. Waktu tibanya mengikuti jam operasional bank penerima.
Bisa dipakai untuk jasa, bukan cuma barang?
Bisa. Untuk jasa, yang dipakai bukan nomor resi melainkan bukti penyelesaian pekerjaan yang diunggah penjual.
Datanya aman?
KTP dan selfie masuk kategori data terbatas: disimpan terenkripsi dan setiap akses ke sana tercatat.
Biar Aman, Rekber Aja!
Bikin transaksi pertama kamu hari ini. Nggak perlu kontrak, nggak perlu biaya langganan.