Biar Aman,
Rekber Aja!
Uang pembeli ditahan dulu di RekberAja. Baru diteruskan ke penjual setelah barangnya benar-benar sampai.
Transaksi Boleh Online. Rasa Aman Harus Nyata.
Nggak semua orang yang kamu ajak transaksi bisa dicek rekam jejaknya.
Perlindungan Transaksi
Uang baru cair kalau isi kesepakatannya sudah dipenuhi.
Transparansi Status
Dari bayar sampai selesai, semua tahapannya kelihatan.
Verifikasi Pengguna
KTP dan selfie diperiksa, jadi jelas siapa lawan transaksinya.
Penyelesaian Sengketa
Kalau ada masalah, diputus berdasarkan bukti yang masuk.
Sudah Deal, Tapi Masih Takut Transfer?
Pembeli takut barangnya nggak dikirim. Penjual takut uangnya nggak masuk.
- Salah satu harus transfer duluan.
- Salah satu harus percaya begitu saja.
- Kalau ada masalah, tidak ada penengah.
- Kesepakatan cuma ada di chat.
- Kesepakatan tercatat dan dikunci.
- Uang ditahan dulu, bukan dikirim langsung.
- Kedua pihak lihat status yang sama.
- Uang cair setelah barang diterima.
Cuma Beberapa Langkah. Transaksi Lebih Tenang.
Buat Transaksi
Tulis barang atau jasanya, harganya, dan syarat kesepakatannya.
Bagikan Link
Kirim linknya lewat chat. Lawan transaksi tinggal baca dan setujui.
Lakukan Pembayaran
Pembeli bayar, lalu uangnya ditahan RekberAja.
Selesaikan Kesepakatan
Penjual kirim barang atau selesaikan pekerjaannya.
Konfirmasi & Pencairan
Pembeli konfirmasi, uang langsung jalan ke penjual.
Bikin Rekber Cukup Lewat Chat.
Kirim satu pesan WhatsApp. AI yang menyiapkan transaksinya, lalu mengundang pembeli setelah kamu setuju.
Nggak perlu buka website
Dibuat dari chat yang sudah kamu pakai tiap hari.
Satu pesan, sisanya dibantu
AI melengkapi detail yang kurang, bukan menyuruh isi formulir.
Undangan terkirim sendiri
Pembeli menerima ringkasan dan link resmi untuk membayar.
Bukan bot terpisah
Tersimpan di backend RekberAja yang sama.
Tiga hal yang AI ini tidak boleh lakukan
- Menganggap pesan ambigu sebagai persetujuan. Penjual harus menyatakan setuju secara jelas sebelum undangan dikirim.
- Menyatakan pembayaran berhasil tanpa konfirmasi backend. Status selalu dibaca dari sistem, bukan disimpulkan dari isi chat.
- Mencairkan dana atas perintah chat. Pencairan tetap lewat konfirmasi di dalam transaksi, dan sengketa tetap diputus manusia.
Begini Jalannya Kalau Pakai RekberAja.
Tiga transaksi yang sering bikin ragu. Pilih salah satu.
Budi bikin transaksi
Isi barang, harga, kurir, dan tenggat. Lima menit.
Link ditempel di chat Facebook
Ari tinggal klik. Nggak perlu install apa-apa.
Dua-duanya foto KTP dan selfie
Bukan cuma nama akun. Identitasnya jelas.
Keduanya setuju, isinya dikunci
Harga dan spesifikasi nggak bisa diubah sepihak lagi.
Budi bayar, uangnya ditahan
Ari cuma dapat notifikasi dananya aman. Itu cukup buat dia berani kirim.
Di sini kebuntuannya selesaiAri kirim, lalu unggah buktinya
Resi, foto paket, foto nomor seri. Semua tercatat jamnya.
Barang sampai, Budi punya 2 hari buat cek
Cocok, klik Cairkan. Lupa klik? Cair sendiri setelah 2 hari.
Syaratnya ditulis dulu, bukan cuma diomongin
BPKB dan STNK asli, nomor rangka cocok, lolos cek bengkel. Semua masuk kesepakatan.
Pak Hendra verifikasi identitas
Nama KTP harus sama dengan nama pemilik rekening tujuan.
Dimas bayar penuh ke RekberAja
Bukan ke Pak Hendra. Dia cuma lihat dananya sudah terkunci.
Tanda jadi jadi nggak perluHari serah terima
Cek bengkel, cocokkan nomor rangka, terima kunci dan surat.
Dimas unggah bukti, lalu cairkan
Foto surat dan hasil cek bengkel, baru klik Cairkan.
Uang masuk ke Pak Hendra
Hari itu juga, setelah mobil dan surat berpindah tangan.
Serah terimanya diperjelas
Email dan nomor HP diganti, semua data pemulihan diserahkan.
Masa pengecekan dibuat 7 hari
Masalah akun baru kelihatan beberapa hari kemudian.
Ini pengamannyaDua-duanya verifikasi KTP
Penjual nggak bisa hilang begitu saja setelah uang cair.
Rafi bayar, uangnya ditahan
Vino lihat dananya aman, jadi mau serahkan akun duluan.
Vino serahkan akun dan buktinya
Tangkapan layar ganti email, bukti lepas perangkat, dan data login.
Rafi pakai akunnya seminggu
Ganti semua kata sandi. Aman sampai hari ketujuh? Klik Cairkan.
Satu RekberAja. Untuk Semua Transaksi.
Klik salah satu untuk buka halamannya.
RekberAja Personal
Jual beli antarorang lewat chat, grup, atau marketplace sosial.
Buka halamanRekberAja Business
Pembayaran vendor, pengadaan, dan proyek bertahap.
Buka halamanRekberAja Checkout
Tombol bayar terlindungi untuk toko online sendiri.
Buka halamanRekberAja API
Pasang alur rekber langsung di dalam produk Anda.
Buka dokumentasiApa Pun Transaksinya, Biar Aman, Rekber Aja!
Gadget & Elektronik
Jual beli smartphone, laptop, kamera, dan perangkat elektronik.
Barang Preloved
Transaksi barang bekas, koleksi, dan kebutuhan personal.
Produk Digital
Transaksi produk dan aset digital yang sah untuk diperjualbelikan.
Freelance & Jasa
Pembayaran pekerjaan desain, pengembangan software, dan jasa profesional.
Bisnis & Vendor
Pembayaran barang, layanan perusahaan, dan kesepakatan proyek.
Marketplace & E-commerce
Perlindungan transaksi melalui integrasi checkout.
Semua Terkendali. Dalam Satu Platform.
Semuanya ada di satu tempat.
Dashboard Transaksi
Mana yang jalan, mana yang selesai, mana yang nunggu Anda.
Real-Time Status
Tahu posisi transaksi tanpa perlu nanya-nanya.
Payment Link
Satu link, tempel di chat mana pun.
Notifikasi Otomatis
Ada perubahan, WhatsApp Anda langsung berbunyi.
Riwayat Transaksi
Bukti dan detail lama tetap bisa dibuka kapan saja.
Dispute Management
Ada masalah? Laporkan, kirim bukti, tunggu putusannya.
Hitung Dulu. Baru Transaksi.
Masukkan nominalnya, biayanya langsung kelihatan.
Karena Setiap Rupiah Berarti.
Proses bayar, verifikasi, dan pencairannya dibuat jelas untuk kedua pihak.
Kesepakatan Tercatat
Isi kesepakatan disetujui dua pihak, lalu dikunci.
Alur Pembayaran Terstruktur
Uang bergerak lewat jalur yang sudah ditetapkan.
Riwayat Aktivitas
Setiap perubahan tercatat lengkap dengan waktunya.
Penanganan Sengketa
Diputus dari isi kesepakatan dan bukti yang masuk.
Masih Ada Pertanyaan?
Apa itu RekberAja?
Pihak ketiga yang menahan uang pembeli sampai barangnya diterima, baru meneruskan ke penjual.
Bagaimana cara kerja RekberAja?
Sepakat, bayar, uang ditahan, kirim, konfirmasi, cair. Contohnya ada di bagian Skenario.
Siapa yang membayar biaya rekber?
Terserah kesepakatan: pembeli, penjual, atau dibagi dua.
Bagaimana jika terjadi masalah?
Klik Laporkan Masalah sebelum masa pengecekan habis. Pencairan dibekukan, lalu diputus dari bukti.
Apakah RekberAja bisa digunakan untuk bisnis?
Bisa. Ada akun bisnis, peran tim, pembayaran bertahap, dan API.
Biar Aman, Rekber Aja!
Bikin transaksi pertama hari ini. Nggak perlu kontrak, nggak perlu langganan.